Kaos kaki 3 bulan

 

mfkym1.jpg

Icenk baru pulang dari rumah pacarnya yang berada di jalan Republika, Jakarta. Dia seorang pemuda berumur dua puluh tahun, dengan ciri khas suaranya yang bindeng (seperti suara penyanyi-penyanyi dangdut).

Siang itu dia pulang ke rumahnya dengan ojek. Tukang ojek itu membawa motor dengan ugal-ugalan layaknya seorang Rossi. Dia menyalip semua kendaraan yang menghalangi laju motornya.

“Bang…!! Santai aja, pencet rem nya…,” kata Icenk dengan suara bindeng.

“Ah, biar seru bos…!!!” jawab tukang ojek itu.

Tukang ojek itu tidak menghiraukan perkataan Icenk, dia pun terus melaju kan motornya hingga kecepatan 90 km/jam.

Tiba-tiba ada sebuah mobil sedan dari arah berlawanan yang kencang. Tukang ojek terkejut, dan langsung membanting setirnya. Kira-kira tinggal satu meter lagi mereka hamper “tercium” oleh mobil tersebut.

Icenk yang kaget, langsung mengeplak kepala tukang ojek, seraya berkata.

“Gila lu…!!! Hampir ketabrak…!!!”

“Ah…kalo dia mau nabrak kita adu aja…jangan takut…!!!”

Iyeng mengeplak kepala tukang ojek itu lagi.

“Elo aja yang ngadu…!!! Gue gak mau pake *kaos kaki tiga bulan gak ganti-ganti…!!!”

Tukang ojek itu pun hanya terdiam, setelah dicaci maki oleh Icenk…

*Gibs

Diterbitkan di:  on Maret 5, 2008 at 2:45 am Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: , , , , , , , ,

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://ajibondan.wordpress.com/2008/03/05/kaos-kaki-3-bulan/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Leave a Comment